Latest News
KMP Dalom-1 Resmi Mengarungi Selat Sunda
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung telah resmi meluncurkan Kapal Motor Penumpang (KMP) Dalom 1 pada Jumat, 14 November 2025, yang dilangsungkan di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni. Peresmian ini dilakukan secara langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Kapal eksekutif ini mencetak sejarah sebagai kapal Roll-on/Roll-off (RoRo) pertama yang sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Lampung untuk melayani rute Bakauheni–Merak.
Fakta-Fakta Seputar KMP Dalom-1
Pengelolaan Berbasis BUMD: Kapal ini dioperasikan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Lampung Jasa Utama (LJU) yang bekerja sama dengan PT Damai Lautan Nusantara. Skema pengadaan dan operasional ini dilakukan melalui kerja sama BUMD tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekaligus diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Spesifikasi dan Kapasitas Besar: Dibangun di Fuzhou, Tiongkok mulai Januari 2024 hingga April 2025, kapal ini memiliki panjang 114,75 meter. Ukuran tersebut menempatkan KMP Dalom 1 sebagai kapal terbesar ketiga di lintas penyeberangan Merak–Bakauheni. Kapal ini mampu menampung kapasitas hingga 270 orang penumpang dan 200 unit kendaraan campuran.
Diklaim Sebagai Kapal Tercepat: Gubernur Lampung juga menyebutkan bahwa KMP Dalom 1 merupakan kapal dengan laju tercepat yang saat ini beroperasi di rute perairan Selat Sunda.
Fasilitas Eksekutif dengan Sentuhan Budaya Lokal
Sebagai kapal berstandar eksekutif modern, KMP Dalom 1 didesain untuk menghadirkan pelayanan yang inklusif dan nyaman bagi para penumpang lintas pulau. Fasilitas unggulan yang tersedia di dalam kapal antara lain:
- Beragam pilihan ruang tunggu seperti VIP lounge, ruang keluarga (family room), ruang lesehan, hingga co-working space.
- Ruang khusus yang ramah bagi penumpang disabilitas, area bermain anak, musala, ruang menyusui, serta ruang pengobatan.
- Desain interior yang kental dengan identitas daerah, menampilkan nuansa khas Lampung melalui sentuhan motif kain tapis, ukiran tradisional, serta corak budaya lokal lainnya.
Kehadiran KMP Dalom 1 diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis guna memperkuat konektivitas logistik dan pertumbuhan ekonomi antara Pulau Sumatra dan Jawa.